Omset Bank Sampah 2016 Over Target, Danny: Tahun Depan Harus Lebih Meningkat Lagi

26 Desember 2016 19:07
Kegiatan Awarding Makassar Green and Clean tersebut disponsori oleh Unilever Indonesia.

MAKASSAR, INIKATA.com–Program inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yakni Bank Sampah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ini terlihat dengan omzet bank sampah yang telah mencapai Rp 2,5 miliar. Selain itu, program tersebut juga mampu membangkitkan partisipasi masyarakat terbukti dengan adanya semangat dan anino masyarakat dengan jumlah nasabah mencapai 12 ribu mengikuti program tersebut.

” Bank sampah telah memberikan banyak manfaat. Manfaat sosial dan Ekonomi, Bank sampah meruapakan kelembagaan yang kuat untuk menopang keberaihan. Hadirnya bank sampah juga mengurangi pengangguran, kesempatan bagi para ibu untuk berusaha. Ini sangat berbeda dengan tahun sebelum. Initinya adalah Bank sampah menyelesaiakn banyak masalah. Insya Allah dengan bank sampah kita bawa Makassar dua kali tambah baik, ” Kata Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto. Senin (26/12/2016).

Danny sapaan akrabnya menargetkan omset mencapai Rp500 Milyar untuk tahun depan. Dirinya juga menyebut jika pengelolah banks sampah akan diberikan intensif khusus. ” Tahun depan harus lebih meningkat lagi,” sebutnya.

Direktur Yayasan Peduli Negeri (YPN) yang juga Direktur Bank Sampah Indonesia Timur, Syaharuddin Ridwan menjelaskan capaian bank sampah tahun ini diantaranya jumlah bank sampah telah mencapai 482, jumlah sampah sampah yang ditarget yakni sebanyak 600 ton namun melampaui target menjadi 1000 ton lebih. Begitu juga dengan jumlah nasabah yang ditarget hanya 700 namun pihaknya mampu melampaui target menjadi 12 ribu nasabah. ” Tahun uni bank sampah melampai target seperti jumlah bank sampah, jumlah nasabah, jumlah ton sampah yang diproduksi dan omzetnya juga meningkat,” Jelas Sahar

Dia juga membeberkan 8 program inovasi bank sampah diantaranya Sampah tukar sampah, iuran sampah dibayar sampah, sampai tukar es cream, pinjam uang bayar atau cicil dengan sampah, Sampah tukar alat dapur, Bayar retribusi sampah, Pembayaran online (BPJS dan kebutuhan lain) di bank sampah dan Aplikasi Tabungan bank sampah anak lorong (Tangkasarong).

” Kita juga sudah jalankan 8 program bank sampah. Untuk mendukung program smart city, bank sampah meluncurkan aplikasi Tangkasarong dimana aplikasi ini diciptakan langsung oleh anak lorongna Makassar. Aplikasi ini sata akan bawah pada rapat bank sampah nasional di Palembang mendatang,” bebernya.

Dia berjanji akan lebih aktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarajat khususnya RT / RW. ” Tahun depan kita akan maksimalkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, ” Janjinya.

Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail memberikan apresiasi terhadap prestasi yang dicapai itu. Dia berharap agar program tersebut lebih ditingkatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan Makassar yang lebih nyaman.

” Saya berharap kedepan agar sosialisasi diintensifkan dan pengelolahnya lebih semangat agar lebih kreatif dan lebih baik apalagi mampu menambah tambahan penghasilan dan membantu pemerintah kota makassar untuk lebih baik” Harap Indira panggilan akrabnya saat membuka Awarding Makassar Green dan Clean program Bank Sampah dengab tema Dari Bank Sampah, untuk Makassar dua kali tambah baik.(**)