Warga Miskin Penderita Lever Dapat Santunan dari Dinsos Makassar dan FPS

3 Januari 2017 13:55
Kepala Dinsos Makassar Mukthar Tahir memberikan bantuan kepada warga miskin yang terbaring sakit di ruang ICU RS Stella Maris, Jalan Penghibur, Selasa (3/1/2017). (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar dan pengurus Forum Peduli Sosial (FPS) Masa Depan Makassar memberikan santunan kepada warga miskin yang terserang penyakit lever di ruang ICU RS Stella Maris, Jalan Penghibur, Selasa (3/1/2017).

Santuan yang berikan tersebut berupa biaya pengobatan untuk meringankan beban kepada warga keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH).

Warga penderita lever tersebut diketahui bernama Hasriah (37) berdomisili di jalan Kalimantan no.99, Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan Ujung tanah. Dia telah menderita penyakit lever sekitar satu tahun lalu dan masuk RS sejak 25 Desember tahun lalu. Dia juga telah keluar masuk rumah sakit untuk berobat namun belum ada perubahan.

Baca Juga: Dinsos Makassar Beri Bantuan Korban Angin Kencang di Bulurokeng

Kepala Dinsos Makssar, Mukhtar Tahir mengatakan, bahwa kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan pihaknya terus memantau kondisi dan perkembangan kesehatan warga tersebut.

” Kunjungan ini adalah perhatian pemerintah kepada warga yang ekonomi lemah bahwa pemerintah selalu ada untuk pemerintah. Kita juga akan pantau terus perkembangannya,” kata Utta sapaan akrabnya.

Sementara Ketua Harian FPS, Saharuddin Tadep menuturkan bahwa santunan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial. ” Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat yang memang membutuhkan bantuan. Ini panggilan sosial,” tutur pria yang selalu dipanggil Sahar itu.

Sementara, suami Hasriah, Abd. Asis hanya bisa pasrah dan berdoa agar penyakit yang diderita sang istri tercintanya bisa cepat sembuh. Dia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemkot (Dinsos) dan FPS atas bantuan yang diberikan. ” Terima kasih banyak pak atas bantuanta semua, ” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Pare-pare Belajar Penanganan Anjal di Dinsos Makassar