Gubernur, Wagub, dan Sekda Sibuk, Gaji PNS Terbengkalai

13 Januari 2017 20:17
Ilustrasi (foto/int)

MAKASSAR – Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluhkan tidak dibayarkan gajinya hingga sekarang ini.

Keterlambatan pemberian gaji sejumlah PNS tersebut, dikarena Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL) dinilai beberapaa bulan ini sangat sibuk keluar kota untuk mencari penghargaan, Sedangkan Wakil Gubernur sibuk melakukan sosialisasi untuk mempersiapkan dirinya untuk maju di Pilgub 2018.

Sementara, Sekertaris Daerah (Sekda) Pemprov sulsel, Abdul Latif hanya sibuk mengurusi dirinya maju pada Pilkada Pinrang. Sehingga hal ini menjadi pencairan gaji sejumlah PNS terbengkalai.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang, menangggapi hal tersebut dan beralasan, keterlambatan pemberian gaji kepada seluruh PNS Pemprov Sulsel itu diindikasikan dari pemerintah pusat.

Menurutnya, Karena anggaran yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebanyak Rp188 miliar masih dalam kendala.

“Ini karena persoalan dari pusat. Karena ada beberapa daerah yang terlambat,” katanya saat ditemui setelah acara pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolda Sulsel, Jumat (13/1).

Selain itu, kata Agus, keterlambatan anggaran untuk gaji guru yang telah dilimpahkan dari pemerintah kabupaten/kota ke Provinsi itu hampir ditanggulangi sendiri oleh daerah sendiri,

“Jangankan yang terlambat, kita sementara ini disuruh tangani gaji guru yang hampir Rp700 Miliar itu. Kita bersyukur untuk provinsi sekarang masih bisa kita tangani,” ujarnya.

Sementara, Sekertaris Daerah (Sekda) Sulsel, Abdul Latif menyatakan, sejak pelantikan Jum’at, lalu. Pihaknya sudah menyampaikan kepada kepala SKPD yang baru untuk segera memasukkan usulan dan daftar bendaharanya supaya bisa di SK-an dan segera menerima gaji.

“Jika itu sudah. Maka, kita bayarkan gajinya. Kita sudah himbau kepada masing-masing SKPDnya,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Mengatakan, sKPD dicairkan gajinya jika dokumen atau daftar gaji masuk di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel.

“Alokasi anggaran untuk gaji sudah disampaikan sudah ter-transfer dari rekening pusat ke pemprov. Kondisinya sekarang sudah siap untuk di cairkan. Untuk mencairkan itu saat ini kami menunggu dari SKPD terkait untuk memasukkan daftar gaji yang mereka buat,” ucapnya.

Dia menjelaskan, setelah dimasukkannya dokumen dari masing-masing SKPD itu, maka pencairan gaji bisa langsung diterima. “Itu yang di tunggu sekrang dan apabila ada yang sudah masuk hari ini, atau besok langsung bisa terima gaji,” kata Arwien. (rakyat sulsel)