Kopel Minta DPRD Hati-hati Gelontorkan Anggaran ke Lokasi CPI

20 Januari 2017 14:24
Mega Proyek Central Point of Indonesia (CPI). (Foto:int)

MAKASSAR,INIKATA.com – Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) kembali menyoroti proyek CPI, sorotan kopel karena menilai masih banyak persoalan di lokasi tersebut, selain bangunan istana dilarang pusat juga izin reklamasi yang tidak jelas.

“Kopel mengingatkan kepada DPRD agar berhati-hati menggelontorkan uang rakyat ke lokasi CPI. Pasalnya, anggaran yang sudah digelontor sudah mencapai Rp 300 miliar tetapi hanya menguntungkan kelompok tertentu,”ujar Koordinator Kopel Sulsel, Musaddaq, Jumat (20/1/2017).

Baca Juga: Syahrul Yasin Limpo Tegaskan Lahan CPI Tak Lagi Bermasalah

Ia mempertanyakan sikap Pemprov yang ngebet untuk mempercepat pembangunan meskipun masih menuai masalah.

” Tampaknya ada pihak yg memang sengaja ingin diuntungkan. Ciputra saja sekarang ini sudah meraup keuntungan Rp 1,2 trilun,”katanya.

Musaddaq menjelaskan, saat ini Kopel terus mengawal laporan yang sudah dimasukkan ke KPK sejak bulan Juli tahun lalu. ” Kita akan menagih progress KPK. Ada apa KPK dengan CPI. Apa langkah yang dilakukan selama ini. Apakah sejauh mana progress investigasnya atau jangan jangan KPK juga ikut mendiamkan kasus ini krn takut dengan gajah. Apalagi pelakunya sama reklamasi jakarta,”jelasnya. (**)

Baca Juga: Sengketa Lahan CPI, DPRD Sulsel Tunggu Putusan MA