Pucuk Kepala Perwakilan BPK Sulsel Berganti

23 Januari 2017 12:46
Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BPK Sulsel dari pejabat lama Andi Kangkung Lologau kepada pejabat baru Endang Tuti Kardiani di gedung BPK Sulsel, Senin, (23/1/2017). (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dari pejabat lama Andi Kangkung Lologau kepada pejabat baru Endang Tuti Kardiani di gedung BPK Sulsel, Senin, (23/1/2017).

Turut mendampingi Wali Kota Danny, Sekda kota Makassar Ibrahim Saleh, Kepala Inspektorat Makassar Zainal Ibrahim, serta Kepala Badan Pengelola Aset dan Keuangan Makassar Erwin Haiyya.

Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BPK Sulsel dari pejabat lama Andi Kangkung Lologau kepada pejabat baru Endang Tuti Kardiani di gedung BPK Sulsel, Senin, (2312017).

Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BPK Sulsel dari pejabat lama Andi Kangkung Lologau kepada pejabat baru Endang Tuti Kardiani di gedung BPK Sulsel, Senin, (2312017).

Andi Kangkung Lologau memasuki masa purna bakti setelah berkarir selama 33 tahun 10 bulan di BPK. Sementara penggantinya, Endang Tuti Kardiani sebelumnya menjabat Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Utara.

“Pemerintah kota menyampaikan terima kasih atas sinergitas yang terbangun selama ini antara pemerintah kota Makassar dan BPK Perwakilan Sulsel,” ujar Danny.

Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BPK Sulsel dari pejabat lama Andi Kangkung Lologau kepada pejabat baru Endang Tuti Kardiani di gedung BPK Sulsel, Senin, (2312017).

Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan BPK Sulsel dari pejabat lama Andi Kangkung Lologau kepada pejabat baru Endang Tuti Kardiani di gedung BPK Sulsel, Senin, (2312017).

Prestasi opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang diraih Pemerintah kota (Pemkot) Makassar, sambung Danny tak lepas dari fungsi konsultasi yang selama ini berjalan baik semasa kepemimpinan Andi Kangkung Lologau.

Ia mengharapkan sinergitas itu dapat langgeng di masa kepemimpinan Endang Tuti Kardiani. Danny juga menyampaikan selamat bertugas kepada pejabat yang baru.

Baca juga: BPKAD Makassar Latih ASN Kelola Barang dan Aset

Ke depan, tanggung jawab pengelolaan keuangan daerah kata Wali Kota Danny akan semakin berat. Apalagi laporan pengelolaan keuangan daerah saat ini disusun berbasis akrual berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan sistem (berbasis) kas.

Upaya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah terus dilakukan oleh Pemkot Makassar, opini WTP yang diraih 2016 lalu menjadi bukti kerja keras, dan soliditas yang terbangun selama dua tahun lebih kepemimpinan Danny di Makassar.

Baca juga: Danny Raih Penghargaan WTP

Diketahui, di tahun anggaran 2016, Pemkot Makassar mengelola APBD sebesar Rp 3.9 Triliun yang pertanggungjawabannya akan dibukukan di tahun 2017. (***)