Self-Assessment Diragukan. Dispenda Bentuk Laskar Pajak

27 Januari 2017 18:49

MAKASSAR, INIKATA.com — Penghitungan sendiri atau Self-Assessment oleh pengusaha Hotel dinilai masih menimbulkan tanda tanya. Karenanya, akan dibentuk Laskar Pajak, bertugas untuk mengawasi setiap data transaksi penjualan.

Hal itu mencuat dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Makassar dengan pengusaha hotel yang diselenggarakan di ruang Banggar DPRD Makassar, Jumat (27/01/2017).

Kepala Badan Pendapatan Daerah, Irwan Adnan melalui Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Suwiknyo mengatakan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Pihaknya melakukan perekaman transaksi secara online. Dengan menggunakan capture semua print out transaksi penjualan harian.

“Kalau mereka tidak mau menerapkan sistem online. Inilah fungsinya laskar pajak, kita awasi, kalau misal mereka beroperasi 24 jam kita awasi juga selama 24 jam,” kata Suwiknyo seusai melakukan RDP kepada inikata.com, Jumat (27/01/2017).

“Kita baru mau seleksi. Minggu depan sudah dibekali dan langsung bekerja (Laskar Pajak) ini. Kita sudah siapkan SK nya dan tugasnya. Tinggal menunggu persetujuan pak Walikota,”lanjutnya.

Baca juga: Ini Isi Tukar Pikiran Studi Banding Dispenda Jatim ke Dispenda Sulsel

Diketahui, hanya 38 yang telah terekam dari 500 sistem online yang sudah disiapkan dispenda,”Sebab, diperlukan kerjasama dari wajib pajak dengan pemerintah. Mungkin bulan depan sudah aktif semua 500 itu, bukan hanya pengusaha hotel, tetapi restoran, hiburan dan parkir. Kita akan awasi secara ketat,”katanya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar, Hasanuddin Leo mengatakan Self-Assessment atau menghitung sendiri jumlah pendapatan berpotensi menimbulkan kebohongan,”Ini kenapa harus ada laskar pajak. Dari laskar pajak ini akan terdapat database, jadi tidak ada lagi kongkalikong,” Kata Hasanuddin Leo yang juga sebagai Ketua dalam rapat dengar pendapat tersebut.

Baca juga: Terkait Masalah BPHTP, Ini Komentar Kadispenda Makassar

Dengan demikian, pembentukan laskar pajak ini dinilai sangat tepat,”Laskar pajak dibentuk bukan krn tidak percaya oleh pengusaha hotel. Tapi kita hanya melakukan uji petik apakah pemasukannya yang dilaporkan selama ini memang seperti itu hasilnya,”jelasnya. (**)