Kepala DPKP Mewakili Wali Kota Makassar Dalam Seminar Arsitekur

9 Februari 2017 21:36
Fathur Rahim Pakai Baju batik, dalam acara seminar arsitektur (Foto Akbar)

MAKASSAR, INIKATA.com— Kadis Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Fathur Rahim mewakili Wali Kota Makassar membuka Seminar dan Talkshow Arsitektur (Green Vernacular Architectur For Coastal Settlement) yang dilaksanakan di Aulah Kediaman Pribadi Walikota Makassar, Jalan Amirilullah, Kamis (9/2/2017).

 Fathur Rahim Pakai Baju batik, dalam acara seminar arsitektur (Foto Akbar)

Fathur Rahim Pakai Baju batik, dalam acara seminar arsitektur (Foto Akbar)

Hadir selaku narasumber dalam seminar tersebut Guru Besar Arsitektur Unhas. Prof. Baharuddin Hamzah, ST, M.Arch, Ph.D dan Praktisi Bidang Arsitektur I Gede Kresna.

Baca juga: Bersama ADB dan REI, DPKP Makassar Bahas Pola Penyelesaiaan Slum Area

Kepala DPKP Makassar Fathur Rahim mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama yang dibangun oleh Wali Kota Makassar melalui Dinas Perumahan dengan Mahsiswa arsitektur Unhas, dengan tujuan untuk koneksikan ilmu – ilmu dari dunia Kampus untuk diaplikasikan dalam pembangunan Kota Makassar.

 Fathur Rahim Pakai Baju batik, dalam acara seminar arsitektur (Foto Akbar)

Fathur Rahim Pakai Baju batik, dalam acara seminar arsitektur (Foto Akbar)

” Konsep bangunan yang di tampilkan oleh para mahasiswa dari berbagai kampus ini. Kami khususnya di DPKP yang menangani wilayah perumahan dan Kawasan Permukiman, karya para Mahasiswa tersebut merupakan hasil karya yang bisa menjadi andil bagi Kota Makassar.” ujarnya.

 Fathur Rahim Pakai Baju batik, dalam acara seminar arsitektur (Foto Akbar)

Fathur Rahim Pakai Baju batik, dalam acara seminar arsitektur (Foto Akbar)

Baca juga: Menakar 19 Program Unggulan Pemkot Makassar Dalam Rakorsus

Selain itu, Fathur menyebutkan konsep – konsep yang dilahirkan oleh para mahasiswa ini nantinya dikolaborasikan dengan konsep yang telah ada. Dimana nantinya kita akan aplikasikan dalam menata wilayah Permukiman khususnya di waliyah kawasan kumuh,” tutur Fathur Rahim.