Terkait Kenaikan Tarif, DPRD Bakal Rapat dengan PD Parkir Makassar

13 Februari 2017 19:21
Ketua Komisi B DPRD Makassar, Amar Busthanul

MAKASSAR, INIKATA.com — Komisi B DPRD Makassar akan memanggil PD Parkir untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RPD) atau “Hearing” di akhir Februari. Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini akan membahas sejumlah topik salah satunya wacana kenaikan tarif.

Ketua Komisi B DPRD Makassar, Amar Busthanul mengatakan pihaknya telah mengagendakan RDP dengan PD parkir pada pekan ke-empat pada bulan ini.

“Mungkin 2 minggu lagi lah,” kata Amar kepada inikata.com, Senin (13/2/2017).

Dalam hearing yang akan dilakukan nanti, lanjut Amar PD Parkir dapat menjelaskan alasannya menaikkan tarif parkir.

“Tidak apa-apa kalau naik yang penting pelayanan juga naik. Kalau naik baru pelayanan jelek. Untuk apa? Perusda itu hanya ada dua, satu pendapatan dan kedua ialah pelayanan,” lanjut Legislator dari Fraksi Gerindra DPRD Makassar ini.

Selain itu, pihaknya juga akan meminta data-data titik parkir saat ini. Sebab, kata dia, PD Parkir disinyalir hanya fokus dibeberapa titik saja dalam menindaki parkir liar.

“Jangan hanya fokus dibeberapa titik saja. Tapi ditempat lain juga maraknya parkir liar. Jika dapat ditindaki itu, dapat menekan kebocoran-kebocoran pendapatan,” pungkasnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar, Hasanuddin Leo mengatakan pihaknya tidak setuju PD Parkir menaikkan tarif. Karenanya, PD Parkir dapat menjelaskan alasannya menaikkan tarif parkir.

Baca juga: PD Parkir Makassar Raya Segera Tindaki Jukir ‘Nakal’ di Jalan Mawas

“Intinya kita akan combain dengan apa yg kita kunjungi kemarin pada saat reses bagian perparkiran. Karena kita juga pemikiran, jangan langsung menaikkan tarif,” tandasnya.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Irwan Djafar mengatakan saat ini titik parkir telah bertambah dari tahun ke tahun.

Baca juga: PD Parkir Makassar Raya Diduga Lakukan Pembohongan Publik

“Jika dulu 900 lebih sekarang sudah seribu lebih titik parkir. Kami berharap PD Parkir bisa melihat potensi titik parkir baru,” Kata Irwan