Dilantik di Rujab Wali Kota, Kajari Sebut Tak Pengaruhi Independensi Kejaksaan

1 Maret 2017 15:59
Pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Kajari Dedi Suwardi, SH., MH (lama) ke Dicky Rachmad Raharjo, SH. (baru) bertempat di Baruga Anging Mammiri (Rujab Wali Kota), Rabu, (1/3/2017). (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Regenerasi tengah berlangsung dalam institusi Kejaksaan Negeri Makassar yang ditandai dengan pelantikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Kajari Dedi Suwardi, SH., MH (lama) ke Dicky Rachmad Raharjo, SH. (baru) bertempat di Baruga Anging Mammiri (Rujab Wali Kota), Rabu, (1/3/2017).

81

Pelantikan kali ini berbeda dengan pelantikan serupa yang telah digelar sebelumnya karena berlokasi di rumah jabatan wali kota. Meski demikian, Kejari Makassar Dicky Rachmad Raharjo yang baru saja dilantik menegaskan jika hal itu tak akan mengurangi independensi institusi yang dipimpinnya dalam proses penegakan hukum.

82

” Sama sekali tidak mempengaruhi independensi dan kinerja institusi kami,” tegas Kejari Dicky usai pelantikan.

83

Ketegasan itu juga diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Jan F Maringka yang meyakini profesionalitas jajarannya, “Penegakan hukum terus berjalan Kajari yang baru cukup keras, kaku, dan tegas. Lebih cepat, dan efisien dalam penegakan hukum. Ayo sama – sama kita kawal bangun Sulawesi Selatan, bangun Makassar,” ujar Kajati Jan F Maringka.

84

Pemilihan Baruga Anging Mammiri semata didasari pada pertimbangan lebih mendekatkan lagi perangkat daerah dengan perangkat kejaksaan yang baru.

85

“Diharapkan pelantikan, dan Sertijab yang dirangkaikan ramah tamah dengan Pemerintah Kota ini bisa mendukung program Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D),” ungkap Wali Kota Danny.

Baca Juga: Dari 26 Kejari, Sungguminasa Terburuk, Hanya 1 Kasus Terselesaikan, Kerugian Negara Rp 54 Juta

Diketahui, terbentuknya TP4P (pusat) dan TP4D adalah jawaban atas kehawatiran para pejabat pusat dan daerah akan dipidanakan menyusul aturan gubernur, wali kota, dan bupati dalam melaksanakan proyek pemerintah. Sehingga serapan anggaran menjadi kurang dan mengakibatkan pembangunan tersendat.

TP4D nantinya akan mendampingi, dan mengawal kepala daerah yang akan melaksanakan program pembangunan di setiap tingkatan dari pusat hingga daerah tingkat satu dan tingkat dua.

Ramah tamah yang berlangsung usai pelantikan diharapkan Wali Kota Danny akan mendekatkan para perangkat daerah bersama perangkat kejaksaan yang baru sehingga program TP4D dapat diawali dengan baik dan berjalan dengan maksimal.(**)

Baca juga: Kajati Sulsel: Sulsel Urutan ke-7 Pantauan KPK