Biaya Operasional Posyandu Hanya Rp50 Ribu Per Bulan

11 April 2017 14:30
Anggota Komisi D DPRD Makassar, Amar Busthanul. (arif/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – Biaya operasional Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) hanya dianggarkan Rp 250 ribu perbulan. Artinya, jika masing-masing posyandu memiliki lima (5) orang kader, maka setiap kader posyandu hanya menerima tidak lebih dari Rp 50 ribu perbulannya.

Anggota Komisi D DPRD Makassar, Supratman mengatakan melihat gaji operasional posyandu sangat minim, dirinya berharap kedepannya ada peningkatan anggaran untuk operasional posyandu.

“Harapan saya agat kedepannya ada perbaikan nasib dari kader posyandu, mengingat kinerjanya sangat luar biasa,” kata Supratman kepada INIKATA.com, Selasa (11/04/2017).

Menurutnya, salah satu tugas posyandu ialah turun langsung kelapangan untuk mencatat kondisi kesehatan masyarakat.

“Tidak akan mungkin puskesmas mengetahui kondisi kesehatan masyarakat secara maksimal, kalau tidak ada posyandu. Supaya kinerja juga bisa meningkat, saya minta anggaran posyandu ini dinaikkan,” pungkasnya.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Makassar, Amar Busthanul mengatakan terkait jumlah posyandu, saat ini mencapai jumlah kurang lebih 1000 posyandu di Kota Makassar. Terkait untuk menaikkan anggaran operasionalnya, Amar sependapat, sepanjang anggaran yang disediakan mencukupi.

“Kalau dinaikkan dan adaji anggaran, kenapa tidak. Karena (posyandu) ini tersentuh langsung oleh masyarakat,” katanya.(**)