Dua Pejabat Menyatakan Siap Sebagai Calon Sekda Makassar

12 April 2017 20:45
Ilustrasi (foto/int)

MAKASSAR,INIKATA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Ibrahim Saleh akan memasuki masa pensiun pada bulan juli 2017 nanti. Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan segera mencari calon penggantinya.

Berdasarkan informasi, dari data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, pejabat senior di Makassar yang berpotensi ikut lelang jabatan yakni kurang lebih Sembilan orang.

Para pejabat eselon II yang berpotensi ikut lelang jabatan Sekda yakni, Andi Bukti Djufrie (Kadis Perizinan/DPM-PTDP) Makassar, Andi Khadijah Iriani (Kepala Bapeda), M Sabri (Asisten I, Bidang Pemerintahan), Irwan Bangsawan (Kadisnaker Makasar), Rahman Bando (Kadis Kelautan Perikanan), Andi Muh Yasir (Kadis Perindag), Mukhtar Tahir (Kadis Sosial), Irwan R Adnan (Bapenda), Takdir Hasan Saleh (Asisten III).

Dari beberapa nama-nama kandidat, ada dua orang yang menyatakan secara terbuka, siap bertarung karena sudah memenuhi syarat dan kriteria ANS untuk jabatan kursi Sekda. Mereka Kadis Perizinan/DPM-PTDP Makassar, Andi Bukti Djufrie dan M Sabri (Asisten I, Bidang Pemerintahan) Kota Makasaar.

Sementara itu, yang lainnya juga bersedia, hanya saja menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Walikota Makasssar Danny Pomanto dengan alasan masih fokus menjalankan amanah yang diemban saat ini di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing .

Saat dikonfirmasi, Andi Bukti Djufrie yang juga Kadis Perizinan kota Makassar, menuturkan dirinya sudah 100 persen siapa untuk mengikuti lelang jabatan Sekda apabila mendapat persetujuan dari pimpinan yaitu Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

“Kalau persoalan siap atau tidak. Saya sudah siap 100 persen untuk maju di bursa Sekda. Hanya saja tergantung kebijakan pimpinan, pak Wali setuju,” tuturnya. Rabu (12/4/2017).

Sementara itu saat ditemui diruang kerjanya di Balaikota Makasaar, Asisten Asisten I, Bidang Pemerintahan Kota Makasaar, M Sabri secara terang-terangan menyatakan Kesediaan untuk maju di bursa calon sekda. Alasannya karena, dari segi syarat kepangkatan dan struktur jabatan yang perna dilalui sudah memenuhi syarat.

“Kalau mau dibilang syarat Sekda, saya sudah memenuhi semua. Begitu juga jenjang karier sudah saya lewati,” terangnya.

Mantan camat Tamalanrea itu menambahkan, jabatan adalah sebuah amanah. Jika dipercayakan untuk menduduki kursi orang nomor tiga di Pemkot Makassar maka mengucapkan syukur. Jika tidak maka, dirinya tetap mengucapkan hamdallah.

“Jabatan adalah sebuah amanah. Kalau saya dipercayakan jadi sekda bismillah. Kalau tidak jadi sekda ya alhamdulillah,” ujarnya.(**)