DPRD Sulsel Minta Gowa Discovery Park Lebih Dikembangkan

21 April 2017 11:38
Rombongan Komisi B DPRD Sulsel saat mengunjungi Gowa Discovery Park, di Kabupaten Gowa, Jumat 21 April 2017. (Foto: ist)

GOWA, INIKATA. com – Komisi B DPRD Provinsi Sulsel melakukan kunjungan kerja ke Gowa Discovery Park (GDP) yang terletak di Kabupaten Gowa, Jumat (21/4/2017).

Turut mendampingi dalam rombongan Komisi B Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisa, HA Musaffar Syah, Manajer Officer GDP Rosida dan Kepala UPTD Taman Budaya, Nuryadin.

GDP merupakan aset pemerintah provinsi yang dikerjasamakan dengan pihak swasta dalam pengelolaannya. Ini juga merupakan salah satu sumber pendapatan bagi Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Kami mengunjungi GDP ini untuk melihat secara langsung kondisi agar dalam pembahasan di komisi bisa memahami program dan rencana target pendapatan untuk tempat ini. Asset ini harus lebih bisa dikembangkan untuk tujuan pendapatan” ungkap Yusran Paris ketua komisi B yang memimpin rombongan.

IMG-20170421-WA0010IMG-20170421-WA0008

Mengenai kontribusi pendapatan ke Pemerintah Sulsel, Anggota Komisi B DPRD Sulsel Fachruddin Rangga menyebutkan jika kontribusi pendapatan yang diberikan selama ini dianggap belum maksimal, sehingga kunjungan ini diharap memberikan harapan untuk kita lebih memaksimalkan PAD selama ini.

“Kunjungan ini juga untuk melihat sejauh mana pihak ketiga atau pengelola GDP ini dapat memberi sumbangsih kontribusi pendapatan yang rasional, karena dasar kerjasama sama itu dibangun dengan pemikiran saling menguntungkan,” sambung Legislator dari Partai Golkar ini.

Rombongan Komisi B melihat taman satwa dengan berbagai aneka binatang di dalam. Jenis burung adalah yang terbanyak. Baik burung dalam negeri maupun burung dari luar negeri. Taman ini sebagai objek wisata juga untuk pelestarian satwa.

“Di GDP ini ada tiga tempat objek, water boom, tree top dan taman satwa. Dulu taman satwa ini namanya taman burung. Sehingga masih banyak jenis burung disini” kata Rosida sebagai Manajer Officer GDP.

Ditempat yang sama, M. Rajab, anggota Komisi B yang turut hadir dalam rombongan, mengatakan, “GDP harus lebih bisa dimaksimalkan sebagai sumber pendapatan dan tempat hiburan rakyat. Butuh sosialisasi yang intens agar tempat ini lebih bisa dikenal oleh masyarakat. Pengunjung harus dimaintenance sedemikian rupa agar merasakan kepuasan sehingga tempat ini bisa lebih diminati” ungkapnya. (**)