PD Parkir Berdalih Kenaikan Tarif Sesuai Peraturan

27 Januari 2017 18:10
Ilustrasi Parkir

MAKASSAR, INIKATA.com — Perusahaan Daerah (PD) Parkir berdalih rencana kenaikan tarif sesuai dengan aturan-aturan. PD Parkir menyebut pihaknya menaikkan tarif karena sesuai dengan Perda 17 Tahun 2016 Pasal 5 dan SK Perwali Nomor 935.

“Perda dan SK Perwali itu mengurus masalah karcis. Tapi, terkait dengan nominalnya itu diatur oleh SK Direksi. Apanya yg berlawanan dengan aturan,” kata Direktur Operasional PD Parkir, Syafrullah kepada Inikata.com, Jum’at (27/01/2017).

Baca juga: PD Parkir Naikkan Tarif, Dewan: Ubah Dulu Perdanya

Saat ini, karcis konvensional masih tetap. Mengenai Electric Data Capture, lanjut Syafrullah telah mengalami kenaikan tarif. Sebab, hal ini terkait peningkatan pelayanan,”Karena Smart Parking ini tidak sama dong dengan yang masih konvensional. Ada peningkatan pelayanan dan terutama keamanannya, seperti kalau motor hilang akan diganti,” akunya.

Diketahui, dari kurang lebih seribu titik lokasi parkir, hanya satu titik yang sudah mengalami EDC tepatnya di Jl. Topaz,”Kita uji coba dulu, kenapa di topaz. Karena disana merupakan perkumpulan orang-orang hebat. Banyak masukan jika kita lebih dulu menerapkan sistem EDC ini,” pungkasnya.

Baca juga: Dirut PD Parkir Makassar Raya Temui Pengelola MP Terkait Penataan Parkiran

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Komisi B DPRD makassar, Hasanuddin Leo belum mengatakan PD Parkir harus mengevaluasi nilai taksisasi kepada masyarakat,”Harus evaluasi menyeluruh terhadp nilai-nilai taksasi. Jangan sampai masyarakat menolak. Jangan hanya langsung tarif – tarif,”tandasnya. (**)