PD Parkir Makassar Bantah Tarif Parkir Yang Akan Diberlakukan Tidak Masuk Akal

27 Januari 2017 18:53
Direktur Utama Dan Dirops Saat Memberikan penjelasan terkait tarif parkir yang baru

MAKASSAR,INIKATA.com— Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya Iryanto Ahmad membantah tudingan jika rencana kenaikan tarif parkir yang akan diberlakukan tidak masuk akal dan tanpa sosialisasi.

Sebab menurutnya, uji coba penerapan smart parking dengan kenaikan tarif dari roda dua (R2) Rp.1.000 – roda empat (R4) Rp 2.000 menjadi R2, Rp 3.000 dan R4 Rp 5.000, baru dalam tahap sosialisasi.

“Ini baru diujicobakan dan belum di semua tempat. Yang pasti, rencana kenaikan ini pasti kita barengi dengan perbaikan sistem dan pelayanan,” ucapnya usai kerja bakti di kantor PD Parkir Makassar Raya Jum’ay, (27/1/2017).

Salah satu upaya perbaikan sistem yang dilakukan kata Iryanto yakni rencana pemberlakuan smart parking. Sistem ini tidak lagi mengharuskan pengendara membayar cash. Namun dengan menggunakan kartu Brizzi yang dikerjasamakan dengan BRI pengguna parkir cukup menggesek ke mesin Electronic Data Capture (EDC).

Selain itu, berbagai jenis kartu debit ATM juga bisa dijadikan alat bayar parkir. “Pelanggan cukup menggesekkan kartu debitnya nanti akan terpotong sesuai tarif parkir yang dikenakan,” pungkasnya.

Meski demikian, Iryanto menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap uji coba dan sosialisasi selama sebulan. Setelah itu, akan dianalisa, dikaji dan dievaluasi bersama seluruh badan pengawas dan jajaran direksi dengan meminta masukan berbagai elemen masyarakat.

Senanda dengan hal itu, Direktur Operasional PD Parkir Syafrullah yang dikonfirmasi terpisah mengatakan pemberlakuan smart parking ini baru diujicobakan di dua titik, yakni di Jl. Topaz (sekitar warkop poenham) dan belakang Ramayana Pettarani.

Menurutnya, dengan bantuan alat yang dipinjamkan pihak BRI justru merupakan terobosan yang akan meminimalisir potensi penyelewengan dan kebocoran.

Baca juga: PD Parkir Berdalih Kenaikan Tarif Sesuai Peraturan

“Justru kecil peluang penyelwengan dan kebocoran karena transaksi dilakukan non tunai dengan peralatan yang dipinjamkan pihak bank maka biaya parkir langsung masuk di rekening PD Parkir, tuturnya.

Perlu diketahui, Tim PD Parkir Makasaar Raya telah intens melakukan perbaikan dan penataan di berbagai titik parkir di kota Makassar. Terlihat parkir di Jl. Boulevard dan Jl. Pengayoman terutama sekitar Toko Sinar Mas, Bintang, Alaska, dan seputaran MP tertib dan lancar.

Baca juga: PD Parkir Naikkan Tarif, Dewan: Ubah Dulu Perdanya

Untuk menjaga penataan parkir tetap tertib dan terjaga, dalam waktu dekat, PD Parkir juga akan melauching tim unit reaksi cepat. Tim ini nantinya akan merespon dengan cepat dan turun langsung menindaklanjuti berbagai laporan masalah perparkiran yang dikeluhkan masyarakat. (**)