Cek UN Berbasis Komputer, Disdik Makassar: Tak Ada Kendala

30 Januari 2017 15:21
Ilustrasi (foto/int)

MAKASSAR, INIKATA.com – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Makassar, optimistis tahun 2017 ini menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) secara keseluruhan, khususnya untuk jenjang SMP yang menjadi wewenang kabupaten/kota berjalan tanpa kendala.

“Kita sudah lakukan koordinasi dengan pihak sekolah jawabanya kesiapan sudah, dengan demikian Disdik optimis UNBK dan USBN tahun ajaran 2017 berjalan lancar, tanpa kendala,” kata Kepala Disdik kota Makassar, Ismunandar Senin (30/1/2017).

Sementara itu, Sekretaris Disdik (Sekdis) Kota Makassar, H. M. Hasbi menjelaskan, metode pelaksanaan UNBK secara teknis masih tetap seperti tahun lalu. Hanya saja, kata dia. USBN yang agak berbeda dengan tahun lalu.

“USBN kisi-kisi soal 75 persen dibuat sekolah, dan 25 persen soal dibuat pusat. Mata pelajaran antara lain, Agama, PKn dan IPS. Untuk lingkup SMP,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Sulsel Setuju Penghapusan Ujian Nasional

Mantan Kepala Bidang Pendidikan dasar ini yakin, dengan berbekal pengalaman tiga kali penyelenggaraan UNBK, sekolah, guru dan siswa sudah siap menyambut UNBK tahun ajaran 2017 ini. Karena meskipun sempat dikabarkan kekurangan komputer di sekolah tententu, namun para guru dan sekolah terus mempersiapkan diri.

Sedangkan persoalan UNBK jika terdapat serana dan prasarana komputer kurang di sekolah. Lanjut Hasbi, pihaknya yakin, sekolah-sekolah jenjang SMP akan dapat menyelenggarakan dengan menyiapkan leptop milik siswa atau memohon bantuan ke SMA/SMK seperti pengalaman UNBK tahun ajaran 2015/2016 lalu.

“Kan jadwal UNBK SMP dan SMA berbeda, Polanya masih sama, apakah menggunakan bantuan laptop milik siswa, atau banruan sekolah SMA/SMK terdekat. Karena Disdik Makassar sudah berkordinasi dengan Disdik Sulsel dan bersedia,” terang Hasbi.

Sekedar diketahui, untuk tahun 2017 ini, di mulai bulan Maret mendatang. Khusus di kota Makassar jumlah siswa SMP yang ikut UN sebanyak 25 ribu lebih. Dengan estimasi SMPN sebanyak 44 sekolah, dan SMP Swasta sebanyak 90 sekolah. (**)

Baca Juga: Terkait Penghapusan UN, Ini Kata Wali Kota Makassar