PD Parkir Bingung Bedakan Parkir Liar dan Penyelenggara Perparkiran

16 Februari 2017 15:38
Direktur Operasional PD Parkir Makassar, Syafrullah saat memberikan penjelasan tarif parkir yang baru. (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Direktur Operasional PD Parkir Makassar, Syafrullah mengatakan, sulit membedakan parkir liar dan penyelenggara perparkiran.

” Masalahnya mereka bayar parkir di dispenda.Itu juga saya bingung.Kalau menurut saya itu parkir liar,” kata Syafrullah kepada inikata.com, Kamis (16/02/2017).

Menurutnya, agar PD Parkir bisa membedakan parkir liar dengan penyelenggara perparkiran. Maka seharusnya dipasangkan spanduk atau memberi baju seragam khusus buat juru parkir.

” Contoh di Bintang Mode di Jalan Sunu, itu mereka bayar di dispenda tapi kami anggap parkir liar. Pas kami tindaki mereka beralasan sudah bayar pajak parkir di dispenda,”pungkasnya.

Baca Juga: PD Parkir Makassar Raya Segera Tindaki Jukir ‘Nakal’ di Jalan Mawas

” Tidak apa mereka bayar pajak parkir tapi harus ada tanda. Menandakan bahwa titik ini bukan kemitraan pd parkir,” ungkapnya.

Saat ini, kata Syafrullah, parkir liar se-Kota Makassar sudah dapat diminimalisir,” Masih ada parkir liar tetapi hanya tinggal sedikit. PD Parkir tetap maksimal dalam menindaki parkir liar,” akunya.

Selain itu, PD Parkir telah mencanangkan agar juru parkir wajib memakai baju seragam perparkiran,” Kan kemarin yang disiapkan itu kurang.Kedepannya para jukir harus memakai seragam. Agar diketahui bahwa bukan parkir liar,” tutupnya.(**)

Baca Juga: PD Parkir Makassar Raya Diduga Lakukan Pembohongan Publik